
Zaenal mengatakan kondisi ketimpangan dan daya tampung lingkungan menjadi alasan penting bagi Sulawesi Selatan untuk mengambil posisi dalam perdebatan kebijakan nasional.
Ia berharap masyarakat Sulawesi Selatan tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika politik dan tata kelola pemerintahan. “Kenapa saya berharap Sulawesi Selatan bangkit dan melakukan perlawanan?” kata Zaenal.
Menurutnya, perlawanan yang dimaksud berkaitan dengan keberanian masyarakat sipil untuk menyampaikan kritik yang membangun dan melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.
Kegiatan yang digelar mulai pukul 14.00 WITA ini didahului dengan makan siang bersama serta dihadiri oleh sejumlah praktisi hukum se-Kota Makassar.
(Abdul Samad — Suara Imbang).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





