Diskusi Publik “Indonesia Memanggil” Soroti Populisme Hingga Penguatan Militer Era Prabowo

  • Bagikan
Diskusi Publik "Indonesia Memanggil" di Makassar — Para pembicara dan suasana diskusi publik bertajuk "Indonesia Memanggil" yang digelar di salah satu hotel di Jalan Pettarani, Makassar, Jumat (25/9/2026). Dari kiri ke kanan: Abraham Samad, Prof. Zainal Arifin Mochtar, serta suasana penyampaian materi dan peserta yang hadir. Acara mengangkat tema "Konstitusi Dikorupsi, Patronase Oligarki, dan Bahaya Senjata Hukum Beracun: RUU Perampasan Aset". (Foto: Dok. Suara Imbang)

Menurut Zaenal, penguatan tersebut terlihat dari perkembangan organisasi dan penempatan struktur komando TNI di berbagai wilayah. “Yang pertama diperkuat adalah ‘otot’. Bagaimana cara memperkuat otot? Tentara dan Polri diperkuat,” katanya.

Ia menyinggung rencana penambahan struktur komando kewilayahan TNI Angkatan Darat hingga berbagai provinsi. “Kalau Anda lihat, tentara itu mengalami pengembangan di mana-mana,” ujarnya.

Zaenal menyebut rencana tersebut akan berlangsung hingga tahun 2029. Ia mengatakan struktur komando militer akan diperluas ke berbagai wilayah, termasuk rencana keberadaan Kodam di setiap provinsi.

“Sebentar lagi itu akan terlaksana dan itu adalah rencana yang ditargetkan selesai hingga tahun 2029. Kodam akan ditempatkan di seluruh provinsi,” katanya.

“Di seluruh 38 provinsi akan ada Kodam. Selanjutnya akan ada penataan Korem dan Kodim,” lanjutnya. Zaenal juga menyebut adanya penambahan jumlah personel yang menurutnya dapat mencapai hampir satu juta prajurit.

Ajak Sulsel Bangkit

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan