Air Mati Berhari-hari, Warga Bissappu Mendesak Solusi

  • Bagikan
Foto Ilustrasi: warga Dusun Bonto Manai menyampaikan keluhan terputusnya pasokan air bersih selama tiga hari berturut-turut. (Dok: Istimewa).

SUARAIMBANG.COM, BANTAENG – Warga di Jalan Poros Jeneponto–Bantaeng, tepatnya Dusun Bonto Manai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, mengeluhkan terputusnya pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Eremerasa. Selama tiga hari berturut-turut ini, aliran air sama sekali tidak menjangkau rumah warga, padahal gangguan serupa sudah dirasakan berulang kali sejak lama.

Seorang warga setempat berinisial M menyampaikan kesulitan yang dialami sangat membebani kebutuhan dasar sehari-hari. “Sudah tiga hari ini air sama sekali tidak keluar dari keran. Padahal masalah ini sudah kami alami sejak lama, kadang mengalir sebentar lalu mati lagi, dan biasanya baru ada aliran sedikit di malam hari,” ungkapnya, Sabtu malam (1/8/2026).

Kondisi yang tidak menentu ini memaksa warga berupaya ekstra demi memenuhi kebutuhan hidup. Inisial M terpaksa harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mengambil air di lokasi lain. “Kami bingung, untuk mandi, masak, dan mencuci saja susah sekali. Kalau malam pun airnya hanya sebentar dan tekanannya sangat kecil,” tambahnya.

Menanggapi keluhan ini, Direktur Utama PDAM Tirta Eremerasa Bantaeng, Suwardi, memberikan penjelasan secara tertulis melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (1/8/2026) pukul 21.52 Wita.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan