
SUARAIMBANG.COM, BANTAENG — Kualitas pekerjaan pengaspalan jalan di Dusun Bawa, Desa Labbo, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Bantaeng, menuai kecaman dari warga. Baru satu hari dikerjakan, permukaan jalan sudah tampak retak, pecah, dan tidak rata. Warga memprediksi jika dibiarkan, jalan tersebut akan rusak total dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan.
Kekhawatiran itu disampaikan langsung oleh warga setempat, Darwis Hasma, melalui unggahan di media sosial yang kini menyebar luas. Ia melampirkan foto kondisi jalan yang memperlihatkan permukaan aspal tidak padat, retak di sepanjang sisi, serta bagian yang terkelupas hingga tanah dasar terlihat.
“Pengaspalan di Dusun Bawa Desa Labbo, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Bantaeng, kurang bagus. Banyak pecah-pecah, baru satu hari. Kalau begini cara kerjanya, jalan di Dusun Bawa tidak tahan lama. Bahkan satu atau dua bulan sudah terbongkar semua,” tulis Darwis Hasma.
Unggahan tersebut mendapat tanggapan luas. Sebanyak ratusan reaksi dan puluhan komentar masuk, sebagian warga menyebut pekerjaan terlihat asal jadi. Salah satu warga, Kartini Apri, menuliskan “Asal kerja, kerja asal,” mewakili keresahan banyak pihak.
Merespons hal tersebut, Kepala Seksi Bina Marga PUPR Kabupaten Bantaeng, Minarni, S.T., M.T., memberikan tanggapan langsung kepada Suara Imbang pada Minggu (13/9/2026).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





