
“Kami beserta tim merespons segera laporan masyarakat atas kerusakan itu. Kami langsung menginstruksikan kepada penyedia jasa untuk membongkar bagian aspal yang rusak atau tidak memenuhi standar,” ujar Minarni.
Ia menjelaskan perbaikan akan dilakukan sesuai ketentuan teknis. “Selanjutnya akan dilakukan pengaspalan kembali atau pelapisan ulang dan tetap mengacu pada spesifikasi yang ada, sesuai standar teknis, dengan senantiasa memperhatikan mutu dan kualitas pekerjaan,” tegasnya.
Minarni menegaskan pembayaran pekerjaan belum dilakukan, sehingga kualitas dapat dipastikan sebelum diterima. “Pekerjaan tersebut belum dibayarkan dan belum dilakukan pengukuran volume. Hari ini juga sudah dilaksanakan pengelupasan aspal yang rusak menggunakan alat berat oleh pihak rekanan kontraktor,” jelasnya.
Jalan tersebut menjadi akses penting warga untuk kegiatan sehari-hari, pengangkutan hasil bumi, serta perjalanan anak-anak ke sekolah. Redaksi Suara Imbang akan terus memantau proses perbaikan hingga selesai dan layak digunakan.
(Tim/ R-SI SI).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





