
Sementara itu, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro yang sebelumnya memegang jabatan strategis ini, kini melangkah ke babak baru dalam kariernya. Ia diangkat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Penugasan baru ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus kepercayaan agar pengalaman, wawasan, dan kebijaksanaannya dapat ditularkan kepada para kader pimpinan masa depan Polri.
Rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan kepolisian merupakan hal yang wajar dan terus dilakukan guna menjaga efektivitas organisasi. Dengan adanya pergantian ini, Polda Sulawesi Selatan diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang benar-benar aman, damai, dan kondusif.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Polri untuk terus melanjutkan transformasi menuju Polri yang Presisi — yaitu organisasi kepolisian yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Tujuannya satu: mewujudkan institusi kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat.
Dengan hadirnya pemimpin baru di Polda Sulsel, masyarakat menaruh harapan besar agar pelayanan semakin prima, penegakan hukum semakin tegas namun tetap berkeadilan, dan kehadiran Polri semakin terasa di tengah masyarakat. Semangat baru tentu diharapkan membawa angin segar bagi keamanan dan kenyamanan seluruh warga Sulawesi.
(Tim R-SI/ RLS/Anten).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





