Cuaca Panas Ekstrem, Damkar Makassar Siaga Penuh

  • Bagikan
Personel Damkar Makassar Regu 4 Platon 2 Kompi A di Posko GMTD Tanjung Bunga dalam siaga penuh menghadapi musim kemarau panjang. (Foto dok: Istimewa).

Abdul Samad menegaskan bahwa hal ini bukan sekadar tata krama di jalan, melainkan kewajiban yang diatur dalam undang-undang. Peristiwa memilukan yang menimpa rekan-rekan personel Damkar Kabupaten Pangkep — di mana tiga orang personel gugus saat bertugas — menjadi pengingat betapa pentingnya akses jalan yang lancar.

“Kami mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat: prioritas pengguna jalan diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 134. Mobil pemadam kebakaran dan ambulans yang membawa pasien berhak didahulukan. Mari kita saling menghargai, karena saat mobil pemadam terlambat, siapa pun bisa merugi,” jelasnya.

Senada dengan itu, Irwan Syam, seorang pengemudi mobil pemadam kebakaran di lingkungan yang sama, juga menyampaikan kendala di lapangan. Selain jalan yang belum selalu diberi prioritas, kerumunan warga yang berkerumun di lokasi kejadian seringkali justru menutup akses masuk mobil pemadam sehingga menghambat proses penanganan awal.

“Kami mohon kerjasama yang baik dari semua pihak. Jika melihat ada asap atau tanda kebakaran, jangan ragu untuk langsung menghubungi layanan pengaduan Damkar Makassar melalui WhatsApp di nomor 0811410113. Jangan tunggu sampai api membesar baru memanggil kami. Semakin cepat dilaporkan, semakin ringan kerugian yang kita alami bersama,” pesan Irwan Syam.

Musim kemarau yang masih berlangsung memang menuntut kepekaan dan kepedulian ekstra dari seluruh elemen masyarakat. Semakin kompak kita bekerja sama, semakin aman kota kita dari ancaman api.

(Suara Imbang / Makassar).

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan