Kekecewaan Warnai Porseni KNPI Makassar Kategori Pencak Silat

  • Bagikan
Foto: Para peserta Pencak Silat Porseni KNPI Makassar 2025. (Dok: Abdul Samad/AS).

Para peserta yang datang sejak pukul 18.00 WITA sore harus menunggu hingga pukul 21.00 WITA malam, dan terpaksa pulang dengan tangan hampa, alias kekecewaan.

Salah satu pelatih Tapak Suci dari Pondok Pesantren Darul Aman turut menyuarakan kekecewaannya. “Kami datang dengan harapan besar. Anak-anak sudah berlatih keras dan meraih juara. Tapi saat penutupan, mereka tidak mendapat apa-apa. Kami merasa kecewa dan diabaikan,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan pelatih Tapak Suci SMP Negeri 5 Makassar. Dirinya mengkritik panitia. “Kami bukan hanya datang untuk bertanding, tapi juga untuk belajar dan membangun semangat juang. Ketika anak-anak tidak dihargai, itu mematahkan semangat mereka. Kami harap panitia bisa lebih bijak ke depannya,” ujarnya, sambil meminta namanya tidak ditulis.

Sementara itu, Pelatih dari Cabang Manggala juga mengungkapkan rasa kecewanya. “Jujur kami sebagai pelatih sangat kecewa atas tidak bertanggung jawabnya panitia. Kami tidak tahu bahwa hanya juara 1 yang diberi hadiah. Juara 2 dan 3 tidak dapat apa-apa, dan informasi itu tidak kami terima sejak awal pertandingan,” ujarnya.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan