
“Muhammadiyah itu bukan karena ada kartunya, tetapi siapapun yang mengikuti ajaran Rasulullah SAW, seperti shalat berjamaah di masjid misalnya, maka dia adalah Muhammadiyah atau yang berarti pengikut Muhammad,” ujarnya.

Acara ditutup dengan santap pagi bersama para jamaah dan pengurus PRM Samata. Hadir juga Ketua PCM Sungguminasa, Ustadz Arifin Idris, serta pengurus Muhammadiyah dan beberapa tokoh masyarakat Samata lainnya.
(GUS/ EDITOR MD).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





