
“Alhamdulillah, dalam rangka memperluas dakwah Islam dan mengembalikan fungsi sejarah bangunan, Muhammadiyah telah membeli sebuah gereja di Madrid, Spanyol dengan harga sekitar 3 juta euro atau setara Rp45 miliar,” ujar Kiai Mustari yang juga Wakil Ketua MUI Sulawesi Selatan.
Selain itu, Kiai yang juga Guru Besar Ilmu Sejarah di UNM itu membeberkan amal usaha pendidikan Muhammadiyah yang berada di Malaysia dan Australia, seperti Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) dan Muhammadiyah Australia College (MAC).

“Muhammadiyah sejak awal pendiriannya konsisten terhadap pendidikan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dan untuk membantu anak-anak usia dini dari keluarga warga Indonesia dan Malaysia (kawasan Melayu) yang tinggal di Kairo, telah lama Muhammadiyah mendirikan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Kairo yang dibina oleh Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Kairo, Mesir,” ungkap Kiai yang juga Direktur Poltekes Muhammadiyah itu.
Sebagai puncak acara, tampil memberikan tausiyah Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gowa, Ustadz H. Ardan Ilyas, S.Pd.I., M.A., yang mengupas berbagai hal termasuk tentang ke-Muhammadiyahan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





