
“Kita tahu sendiri, cuaca ekstrem yang kita alami saat ini diperparah oleh perilaku oknum-oknum. Kurangnya edukasi tentang menjaga alam lingkungan membuat penebangan pohon dan membakar lahan bisa saja terjadi,” katanya.
Menurutnya, isu kerusakan lingkungan dan perubahan iklim tidak bisa dilepaskan dari rendahnya kesadaran literasi ekologis. Karena itu, gerakan literasi seperti KBK memiliki peran vital dalam membangun kesadaran kolektif untuk merawat alam.
Untuk itu, Bupati Bantaeng menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada KBK dalam setiap kegiatan yang digelar ke depan. Pemerintah daerah akan hadir sebagai mitra strategis gerakan literasi lingkungan.
“Terima kasih untuk teman-teman KBK yang terus mengedukasi masyarakat dan generasi penerus dalam pentingnya menjaga lingkungan dan alam. Kami berkomitmen, pemerintah terus memberikan dukungan,” pungkasnya.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





