300 Warga Bantaeng Ikut Pap Smear Gratis Cegah Kanker Serviks

  • Bagikan
Foto bersama Bupati Bantaeng, jajaran pimpinan RSUD Bantaeng, tim medis Fakultas Kedokteran Unhas, dan perwakilan instansi terkait usai pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat. (Foto dok: Istimewa).

Sementara itu, Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Unhas, Prof. Dr. dr. Sahrul Rauf, menjelaskan bahwa timnya membawa puluhan tenaga ahli untuk kegiatan ini. Sebanyak 25 dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi — yang sebagian besar merupakan konsultan — serta 66 dokter residen terlibat aktif dalam pelaksanaan pengabdian tersebut.

Tidak hanya berupa penyuluhan dan edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan langsung bagi peserta. Sebanyak 30 peserta mendapatkan pemeriksaan USG skrining kehamilan, sementara 300 peserta berkesempatan melakukan pemeriksaan Pap smear secara gratis, didukung penuh oleh BPJS Kesehatan.

Kehadiran pemeriksaan langsung ini menjadi langkah konkret untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan reproduksi, sekaligus mendorong pentingnya deteksi dini guna mencegah berkembangnya risiko kanker serviks di kalangan perempuan Bantaeng.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir; Sekretaris Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi FK Unhas, Dr. dr. Imam Ahmadi Farid; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr. H. Andi Ihsan; Direktur RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Yusri Lisangan; serta jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia Cabang Bantaeng dan berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Bantaeng.

(Fik/Editor MD).

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan