
Keempat, memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan membangun sinergi solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Damkar.
Kelima, menyiapkan posko bencana yang mampu memberikan pelayanan kesehatan, mendukung distribusi logistik serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Keenam, memastikan penanganan saat dan pascabencana berjalan tuntas, dengan mengutamakan evakuasi dan penyelamatan korban, penyaluran bantuan darurat berupa makanan, air bersih, obat-obatan dan tenda, serta dilanjutkan pemulihan infrastruktur, rehabilitasi psikososial, pemulihan ekonomi dan penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola risiko bencana.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan kesiapsiagaan tidak boleh menunggu hingga bencana datang. Seluruh personel dan peralatan harus dipastikan berada dalam kondisi siap untuk digerakkan kapan pun dibutuhkan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





