
Oleh karena itu, Kapolda menekankan mitigasi bencana harus dilaksanakan secara terpadu, baik sebelum, saat maupun setelah bencana terjadi. Keberhasilan penanggulangan bencana sangat ditentukan oleh kolaborasi dan sinergi antarinstansi serta peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menekankan enam langkah penting yang harus menjadi perhatian bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan.
Pertama, melakukan pemetaan daerah rawan bencana secara rinci dan proaktif sebagai dasar menentukan langkah antisipasi. Kedua, meningkatkan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah rawan, dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, serta mengajak masyarakat memantau informasi cuaca dari BMKG.
Ketiga, memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung seperti kendaraan taktis, perahu karet, alat komunikasi dan logistik lapangan agar selalu siap pakai, terinventarisasi, serta diperiksa dan dirawat berkala.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





