
Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari jajaran MUI tingkat kecamatan se-Kabupaten Bantaeng, serta perwakilan dari berbagai organisasi dan lembaga keagamaan yang aktif bergerak di wilayah tersebut. Di antaranya Muhammadiyah, PCNU, Wahdah Islamiyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI), BKMT, Aisyiyah, Muslimat NU, BKPRMI, Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, MDM, dan IDMI. Kehadiran beragam elemen keagamaan ini menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat dalam membangun kerukunan umat beragama di Bantaeng.
Melalui pelatihan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin erat antarlembaga keagamaan dalam mencetak para dai yang tidak hanya cakap dalam berceramah, tetapi juga berintegritas, berwawasan luas, dan mampu menghadirkan wajah Islam yang moderat atau wasathiyah. Sehingga nilai-nilai keagamaan yang damai dan akhlak mulia senantiasa tumbuh dan terjaga di tengah masyarakat Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Bantaeng, Dr. Hamza Israil; perwakilan dari Kodim 1410/Bantaeng, Letda Kav. Andi Reski; perwakilan Kepolisian Resor Bantaeng, Kompol Salman Salam; Ketua Baznas Kabupaten Bantaeng, A. Rakhmad Ab. Kr. Dode; serta perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, Sopyan Yasri. Kehadiran para pemimpin lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah, institusi keamanan, dan lembaga keagamaan dalam mendukung terciptanya kehidupan beragama yang harmonis di Kabupaten Bantaeng.
(Fik/ Editor MD).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





