Ayo Bantu Masjid Batak Dalihan Na Tolu di Maros

  • Bagikan
Tampak bangunan Masjid Batak Dalihan Na Tolu di Maros yang saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 70 persen. (Foto dok: istimewa).

SUARAIMBANG.COM, MAROS – Sebagai wujud pemersatu warga Sumatera Utara, khususnya suku Batak yang berada di Sulawesi Selatan, saat ini tengah dibangun sebuah masjid bernuansa etnis Batak yang pertama di wilayah ini. Lokasi pembangunan masjid tersebut berada di Dusun Mangempang, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Keberadaan masjid ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol akulturasi budaya dan inklusivitas, serta berfungsi sebagai sekretariat permanen bagi etnis Batak Dalihan Na Tolu. Simbol ini menjadi pilar utama sistem kekerabatan yang mempersatukan komunitas setempat.

Informasi program “1 Orang 1 Meter Plesteran” dengan biaya Rp40.000 per meter persegi yang dapat diikuti oleh siapa saja. (Foto dok: istimewa).

Ditemui pada Jumat, 19 Juni 2026, salah satu pengurus masjid, Dr. Haidir Fitra Siagian, S.Sos., M.Si., Ph.D., mengungkapkan bahwa progres pembangunan masjid yang pertama kali diresmikan oleh Bupati Maros, Dr. H. A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., pada Sabtu, 26 Juli 2025 lalu, kini sudah mencapai 70 persen.

“Alhamdulillah, saat ini progres fisik target pengerjaan pembangunan keseluruhan masjid sudah mencapai 70 persen. Sehingga fokus utama saat ini adalah menyelesaikan plesteran dinding seluas 1.789 meter persegi,” ungkap Haidir. Ia memproyeksikan pekerjaan plesteran ini akan rampung dalam beberapa bulan ke depan.

Program “1 Orang, 1 Meter Plesteran”

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan