
SUARAIMBANG.COM, MAKASSAR – Sejak Dewan Pengawas (Dewas) Yayasan Tajdidul Iman (TU), Ustad Nur Adzan terbaring sakit di Rumah Sakit (RS) Sandi Karsa (SK) jalan Abdullah Dg Sirua Makassar, sejumlah kalangan yang menjadi kolega dan mitranya berdatangan silih berganti membesuknya.
Akibatnya, pihak manajemen RS SK, akhirnya memperketat dan membatasi para pembesuk Nur Adzan yang berada di lantai 5, Kamar 504.
“Atas perintah dokter, kami terpaksa membatasi para pembesuk. Karena perlu diketahui penyakit yang diderita pasien yakni suspek jantung, pendek napas, jantung berdebar debar, apalagi HB nya drastis turun ke 7,1 mm hg, sehingga tidak di perkenankan banyak bicara dan menerima tamu.” Ujar salah satu staf perawat RS SK yang meminta namanya tidak ditulis Ahad (25/10/2026).
Perawat tersebut juga mengaku kaget, sebab hingga di hari ke 3, pasien di rawat, jumlah pembesuk pendiri KAMASETA kota Makassar itu terus meningkat. “Baru terjadi di rumah sakit ini, banyak yang datang membesuknya (Nur Adzan-red) luar biasa” ungkap perawat tersebut dengan mimik takjub.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





