
SUARAIMBANG.COM, MAROS – Upaya strategis dalam membentengi moral generasi muda sekaligus mencetak kader-kader ulama masa depan terus digalakkan. Ketua Badan Nasional Madani (BNM) Sulawesi Selatan, Hamka Hamid, melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi resmi ke Sekretariat Jalur Langit dan Persaudaraan Pondok Tahfiz, yang berlokasi di Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Rabu (17/6).
Kedatangan Ketua BNM Wilayah tersebut disambut hangat oleh pendiri sekaligus pengasuh Jalur Langit dan Persaudaraan Pondok Tahfiz, Ustadz Ahmad Mujahid, beserta jajaran pengurus. Pertemuan ini bukan sekadar ajang silahturahmi biasa, melainkan menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah besar pembinaan generasi muda berbasis Al-Qur’an.
Dalam diskusi yang berlangsung khidmat tersebut, kedua belah pihak menyoroti fenomena sosial yang cukup memprihatinkan. Setiap tahunnya, tidak kurang dari 20.000 siswa menyelesaikan jenjang pendidikan dasar, baik SD maupun SMP. Namun ironisnya, minat untuk melanjutkan pendidikan ke lembaga tahfiz guna menghafal Al-Qur’an masih terbilang minim. Data sementara menunjukkan jumlahnya belum menyentuh angka 100 orang per tahun.
Merespons tantangan tersebut, Ustadz Ahmad Mujahid memaparkan visi besar yang diusung oleh lembaganya. Melalui program unggulan, pihaknya menargetkan persiapan dan pembinaan hingga 10.000 santri penghafal Al-Qur’an 30 Juz. Para calon penghafal ini akan direkrut secara masif dari kalangan lulusan SD dan SMP yang memiliki minat kuat dalam ilmu keislaman.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





