
“Saya sadar betul, penegakan hukum tidak bisa jalan sendiri. Sejak awal bertugas, saya selalu dapat dukungan dari media, LSM, dan aktivis. Di Bantaeng pun sama. Saya tidak akan menutup mata dan telinga terhadap laporan masyarakat,” ujarnya.
Ayah dari 4 anak ini juga meminta pengawasan publik. “Mohon ditegur jika saya atau anggota saya keliru. Saya datang bukan untuk berkuasa, tapi bekerja bersama menciptakan rasa aman dan keadilan,” katanya merendah.
Soal persoalan yang tengah disorot di Bantaeng, AKP Andi mengaku masih mendalami data. “Baru delapan hari. Bersama Pak Waka Polres kami akan pelajari secara utuh sebelum ambil langkah. Mohon arahannya, apa yang harus kami perbuat agar kehadiran kami bermanfaat,” pungkasnya
Dialog ini diharapkan menjadi jembatan kokoh antara Polri dan masyarakat. Penegakan hukum ke depan diharapkan tegas, santun, adil, dan berpihak pada kepentingan bersama.
(Art/ Editor MD).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





