
SUARAIMBANG.COM, JENEPONTO. — Persiban Bantaeng terpaksa berbagi satu angka usai diimbangi Bulukumba dengan skor kacamata tanpa gol, 0-0, dalam laga kelanjutan babak penyisihan Zona Selatan Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026. Pertandingan digelar di Stadion Mini Turatea, Sabtu, 5 September 2026. Hasil tersebut menjaga rekor tak terkalahkan tim berjuluk Laskar Butta Toa sekaligus membuka peluang persaingan ketat di peringkat kedua yang mengantar ke putaran delapan besar.
Laga berjalan seimbang dan alot sejak detik pertama peluit berbunyi. Kedua kubu saling tukar serangan demi serangan mencari celah di pertahanan lawan, namun barisan penjaga gawang tampil sebagai benteng tak tertembus di kedua sisi lapangan. Peluang berbahaya muncul berkali-kali di depan gawang, namun penyelesaian akhir maupun refleks kiper membuat angka di papan skor tetap utuh hingga wasit meniup peluit panjang pertandingan berakhir.
Kekompakan pertahanan menjadikan Persiban satu-satunya tim yang belum pernah terkalahkan sejauh kompetisi berjalan. Dua kemenangan berpasangan dengan dua hasil imbang mengantarkan tim Bantaeng mengumpulkan delapan poin dan menetap kokoh di posisi kedua klasemen sementara. Namun, posisi itu belumlah aman karena tiket lolos belum berada di tangan.
Satu laga penentu masih menanti. Persiban Bantaeng dijadwalkan bertemu sang pemuncak klasemen sekaligus tuan rumah Jeneponto di laga pamungkas penyisihan zona tersebut. Kemenangan mutlak menjadi syarat wajib guna memastikan langkah melaju ke babak delapan besar dari total 21 kabupaten dan kota peserta se-Sulawesi Selatan. “Kita mutlak harus meraih tiga poin penuh. Tidak ada jalan lain selain kemenangan,” tegas Asisten Pelatih Persiban, Didi Said, saat ditemui awak media Suara Imbang usai pertandingan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





