
Kekhawatiran ini muncul di tengah kelangkaan dan antrean panjang BBM yang masih dirasakan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Masyarakat berharap kasus ini tidak berhenti pada penyitaan kendaraan saja, melainkan sampai mengungkap seluruh jaringan dan pihak yang terlibat di balik praktik merugikan publik ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi rinci dari Polda Sulsel mengenai identitas pemilik maupun pihak yang diduga terlibat. Redaksi Suara Imbang akan terus memantau perkembangan penyidikan dan meminta keterangan resmi dari pihak berwenang. Ruang tanggapan tetap dibuka seluas-luasnya bagi semua pihak yang berkepentingan, sesuai prinsip jurnalistik berimbang dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
(TIM/R-SI).
Sumber siaran langsung: https://www.facebook.com/share/v/1EWS1oKrQm/
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





