
Peningkatan penerimaan ini tak lepas dari berbagai terobosan yang dilakukan Imigrasi. Platform elektronik visa di evisa.imigrasi.go.id kini memudahkan warga asing membayar langsung dengan kartu kredit tanpa perantara. Tak hanya itu, sebanyak 298 unit autogate kini telah beroperasi di berbagai pintu masuk utama negara untuk mempercepat proses perlintasan sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang.
Sementara untuk masyarakat dalam negeri, program Pasporia (Paspor Ceria) kini hadir di ruang-ruang publik seperti acara Car Free Day, memudahkan warga mengurus dokumen perjalanan tanpa harus datang ke kantor imigrasi. Penambahan kantor imigrasi baru dan unit pelayanan di luar jam kerja juga terus diperluas.
“Pelintas berkualitas yang datang ke Indonesia tidak melulu mencari yang termurah. Mereka justru menginginkan kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan. Kami hadirkan ekosistem yang mulus, dari penerbitan visa hingga sistem perlintasan yang terintegrasi,” tegas Hendarsam.
Menatap sisa tahun 2026, optimisme terus dijaga. Dengan tren yang terus meningkat, Ditjen Imigrasi memproyeksikan total PNBP hingga akhir tahun ini dapat menembus angka Rp10,9 triliun hingga Rp11 triliun.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang mulus namun tetap berwibawa sebagai penjaga kedaulatan pintu gerbang negara. Capaian hari ini adalah bukti kepercayaan masyarakat dan dunia terhadap layanan keimigrasian kita. Terima kasih untuk kepercayaan tersebut,” tutup Hendarsam.
(Sumber: Tribun Timur, 14 Oktober 2026).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





