Gunya Paramasukhaputri Buka Bakti Sosial KB Serentak Bantaeng

  • Bagikan
Foto: Suasana pelayanan KB dan imunisasi di Puskesmas Kassi-Kassi Bantaeng. (Dok. Istimewa).

SUARAIMBANG.COM, BANTAENG — Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng Gunya Paramasukhaputri membuka Bakti Sosial Pelayanan KB Serentak di Puskesmas Kassi-Kassi, Desa Nipa-Nipa, Kecamatan Pa’jukukang, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini jadi wujud nyata penguatan kesehatan ibu, anak, dan keluarga di daerah.

Dalam sambutannya, Gunya menegaskan bahwa program KB serentak bukan sekadar pengendalian jumlah kelahiran. Lebih dari itu, program ini menjadi strategi penting menjaga kesehatan reproduksi, menurunkan angka stunting, dan membangun keluarga sehat mandiri.

“KB bukan hanya soal membatasi kelahiran. Ini tentang mengatur jarak kehamilan agar ibu dan anak lebih sehat, mencegah stunting, dan menciptakan rumah tangga yang berkualitas,” ujar Gunya di hadapan peserta.

Ia menyebut PKK Bantaeng akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program kependudukan dan keluarga berencana. Peran kader di lapangan dinilai krusial untuk menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa.

Gunya mengajak seluruh kader PKK aktif memberi edukasi dan motivasi kepada pasangan usia subur. Ia menekankan pentingnya penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang atau MKJP karena terbukti efektif dan aman.

“Lewat bakti sosial ini, kami ingin pelayanan KB menjangkau lebih merata. Harapannya, kualitas keluarga di Bantaeng terus meningkat dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun pendidikan anak,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan dukungan terhadap Program Indonesia Bebas Zero Dose. Tujuannya memastikan tidak ada anak yang tertinggal imunisasi dasar sebagai fondasi kesehatan jangka panjang.

Hadir mendampingi Ketua TP PKK, Kepala DPPKB Bantaeng Fiqih Safitriyanti Luhulima, Sekretaris Dinas Kesehatan Amiruddin, Ketua IBI Cabang Bantaeng Muliani, serta Ketua TP PKK Kecamatan Pa’jukukang dan Desa Nipa-Nipa. Kepala Puskesmas Baruga dan Kassi-Kassi juga ikut terlibat langsung dalam pelayanan.

Pemkab Bantaeng berharap kolaborasi lintas sektor ini bisa mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan indeks pembangunan manusia di daerah.

FIK/ EDITOR MD.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan