Bupati Termuda Sulsel Tinjau Sawah Cegah Gagal Panen

  • Bagikan
Foto: Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin di tengah sawah Desa Biangkeke. (Dok.istimewa).

SUARAIMBANG.COM, BANTAENG — Upaya menjaga ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Bantaeng. Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin turun langsung memantau kondisi pertanian yang terdampak cuaca ekstrem, Sabtu (25/4/2026).

Di Desa Biangkeke, Fauzy Fauzy Nurdin menemukan genangan air yang berpotensi merusak akar padi usia tanam muda. Sementara di Desa Layoa, keluhan petani soal distribusi pupuk saat curah hujan tinggi langsung dicatat untuk ditindaklanjuti.

“Pemerintah tidak boleh terlambat. Risiko gagal panen harus kita tekan dari hulu,” tegas Fathul Fauzy Nurdin, yang akrab disapa Uji Nurdin, di sela kunjungan. Ia meminta Dinas Pertanian segera menyiapkan bantuan pompa air, benih cadangan, dan pendampingan teknis di titik rawan.

Langkah cepat ini menjadi respons Pemkab Bantaeng terhadap anomali cuaca yang melanda Sulawesi Selatan sejak awal April. Data BMKG mencatat intensitas hujan di Bantaeng naik 40 persen dari kondisi normal, memicu banjir luapan di sejumlah area persawahan.

Foto: Bupati Bantaeng mengecek kondisi tanaman padi di Desa Nipa-Nipa.(Dok.istimewa).

Selain mitigasi, Bupati termuda di Sulawesi Selatan itu menekankan pentingnya adaptasi. Pola tanam, varietas tahan genangan, dan kalender tanam dinamis menjadi solusi yang didorong.

“Sinergi pemerintah dan petani adalah kunci. Kita hadapi cuaca, kita jaga pangan,” ujar Uji Nurdin.

Kunjungan lapangan tersebut diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor. Mulai dari kelompok tani, penyuluh, hingga perangkat desa diminta aktif melaporkan kondisi terkini agar intervensi bisa tepat sasaran.

Dengan luas baku sawah Bantaeng mencapai 6.103,18 hektare berdasarkan data Kementerian Pertanian, stabilitas produksi menjadi krusial bagi pasokan beras Sulawesi Selatan. Pemkab Bantaeng menargetkan tidak ada penurunan produksi signifikan pada musim tanam April–September 2026 meski cuaca tidak bersahabat.

FAP/EDITOR MD.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan