
Merespons laporan tersebut, Kepala Basarnas Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar segera mengerahkan KN SAR Kamajaya untuk melakukan penjemputan. “Alhamdulillah, kabar ini sangat melegakan. Saat ini KN SAR Kamajaya sedang melaju ke lokasi untuk mengangkut mereka, guna segera mendapatkan pertolongan medis dan pendataan resmi,” ujarnya.
Arif menambahkan, kemampuan kelima korban bertahan hidup dengan memanfaatkan rompong menjadi titik balik keberhasilan ini. “Ketekunan dan keberanian mereka memegang erat benda terapung itu menyelamatkan nyawa. Ini menjadi semangat baru bagi seluruh tim di lapangan,” katanya.
Setelah dievakuasi, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum diserahkan kepada keluarga. Sementara itu, operasi pencarian bagi korban yang masih hilang tidak akan berhenti, dengan tetap mengacu pada analisis arus laut dan pola cuaca terkini.
(Tim/Editor TIM-SI).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





