Uang Negara Rp Rp550.496.828 : Masyarakat Belum Tahu Rinciannya

  • Bagikan
Kiri: Papan informasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Cabang Bantaeng yang mencantumkan total dana bantuan Rp550.496.828 bersumber APBN Tahun Anggaran 2026, namun belum merinci alokasi nilai untuk setiap butir pekerjaan. Kanan: Kondisi ruang kelas yang sedang dalam tahap rehabilitasi di lokasi proyek, Senin (2/11/2026). Masyarakat berharap keterbukaan informasi rinci dapat disampaikan demi menjaga transparansi penggunaan uang negara. (Foto dok: Istimewa/Suara Imbang).

SUARAIMBANG.COM, BANTAENG — Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan berupaya menanyakan rinci pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Cabang Bantaeng, namun hingga kini belum memperoleh informasi yang memadai. Papan informasi proyek yang terpasang di lokasi memang mencantumkan total dana bantuan sebesar Rp550.496.828 bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, namun rincian alokasi untuk masing-masing butir pekerjaan tidak tercantum.

Ketika ditemui dan dimintai keterangan langsung oleh awak media Suara Imbang, pada Senin siang (2/11/2026) di Jalan Raya Lanto, Bantaeng, Kepala Sekolah dengan inisial NA mengaku tidak mampu menyebutkan rincian biaya per komponen kegiatan. “Saya tidak bisa menghafal jumlah pastinya berapa per item,” demikian jawabnya.

Secara bertahap, pertanyaan diajarkan ulang secara spesifik. Untuk bagian rehabilitasi ruang kelas, akhirnya disebutkan bahwa ada empat ruangan kelas yang akan ditangani. Namun ketika ditanya berapa anggaran yang dialokasikan untuk keempat ruang kelas tersebut, jawaban tetap tidak dapat diberikan. Hal serupa terjadi saat menanyakan jumlah unit toilet yang direhab, jenis dan jumlah mebelair, serta ruang lingkup penataan lingkungan — semuanya belum dapat dijelaskan secara rinci.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan