Gaji Penyapu Jalan Tertunda dan “Dipotong”, Begini Kata DLH Bantaeng

  • Bagikan
Foto Ilustrasi: Petugas kebersihan jalan Kabupaten Bantaeng tetap menjalankan tugas meski ada perubahan jadwal dan besaran upah. (Dok: Google).

SUARAIMBANG.COM, BANTAENG – Nasib pekerja kebersihan jalan di Kabupaten Bantaeng menjadi sorotan. Mereka mengeluhkan dua hal sekaligus: pemangkasan besaran upah serta jadwal pencairan gaji yang kini berubah dan terasa tertunda.

Berdasarkan penelusuran Suara Imbang, Kamis (30/7/2026), keluhan ini disampaikan oleh salah satu petugas berinisial S. Ia menceritakan kesulitan yang dialami bersama rekan kerjanya saat hak penghasilan yang diandalkan untuk hidup keluarga berubah.

“Sampai hari ini kami belum menerima gaji. Sudah cukup lama kami menunggu, padahal kebutuhan makan dan kebutuhan pokok lain terus ada,” ujarnya.

Selain jadwal yang berubah, mereka juga merasakan penurunan besaran upah. Jika tahun lalu menerima Rp1.300.000 per bulan, tahun ini penghasilan disesuaikan menjadi Rp1.200.000 atau berkurang sebesar Rp100.000 setiap bulannya.

Biasanya gaji diterima sekitar tanggal 28 setiap bulan, namun bulan lalu baru cair tanggal 17, dan hingga saat ini haknya belum juga diterima. “Anak saya butuh biaya sekolah dan perlengkapan pramuka, belum bisa terpenuhi karena uang belum ada,” keluhnya.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan