Mencetak Kader Ulama di Tengah Hamalatul Qur’an

  • Bagikan
Para santri Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara berfoto bersama usai acara penamatan angkatan ke-49. (Foto dok: istimewa).

SUARAIMBANG.COM, GOWA – Kehadiran ratusan santri yang dikenal sebagai Hamalatul Qur’an atau pembawa cahaya wahyu menjadi bukti nyata keseriusan Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam mencetak generasi unggul. Dua momentum wisuda dan penamatan yang berlangsung di Sulawesi Selatan pada Mei 2026 bukan sekadar seremoni akademik, melainkan perayaan keberhasilan dalam membina tunas-tunas kader ulama yang siap menjaga nilai-nilai Islam dan meneruskan estafet dakwah persyarikatan.

Dua lembaga pendidikan yang menjadi sorotan adalah Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin Aisyiyah Sulawesi Selatan yang menggelar wisuda pada Jumat, 22 Mei 2026 di Makassar, serta Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara yang melaksanakan acara penamatan dan ramah tamah angkatan ke-49 pada Ahad, 24 Mei 2026.

Kedua institusi ini merupakan amal usaha yang konsisten menggabungkan pendidikan formal setingkat SMA dengan program penghafalan Al-Qur’an dan pembentukan karakter yang kuat. Total, sekitar 300 santri dari kedua pesantren tersebut telah menyelesaikan masa pendidikan mereka. Sebagian besar di antaranya adalah penghafal Al-Qur’an dengan capaian hafalan yang membanggakan.

Mewakili Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Haidir Fitra Siagian menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut. Baginya, melihat para santri ini menuntaskan studi adalah kebahagiaan tersendiri, apalagi melihat lahirnya generasi yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki integritas, semangat berorganisasi, dan kepedulian sosial yang tinggi.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan