Mencetak Kader Ulama di Tengah Hamalatul Qur’an

  • Bagikan
Para santri Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara berfoto bersama usai acara penamatan angkatan ke-49. (Foto dok: istimewa).

“Para santri ini bukan sekadar lulusan sekolah. Mereka adalah penjaga bumi, harapan umat, yang dipersiapkan untuk melanjutkan perjuangan dakwah melalui ilmu, akhlak, dan pengabdian,” ungkap Haidir yang juga Dosen di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar ini.

Kisah haru juga terasa personal saat di Ummul Mukminin, di mana salah satu wisudawan adalah kerabat dekatnya sendiri, Salwa Humairah Lubis yang datang jauh dari Duri, Riau, untuk menuntut ilmu selama tiga tahun di Makassar. Sementara di Darul Arqam, terlihat jelas bagaimana kaderisasi berjalan berkelanjutan, di mana anak-anak dari para aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) generasi 90-an dan 2000-an kini tampil sebagai generasi penerus yang tangguh.

Suasana khidmat saat prosesi wisuda santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Ummul Mukminin Aisyiyah Sulawesi Selatan. (Foto dok: istimewa).

Bagi Muhammadiyah, pendidikan pesantren tidak berhenti pada kemampuan menghafal teks semata. Lebih dari itu, lembaga ini bertujuan membentuk manusia yang mampu menghadirkan Islam sebagai gerakan amaliah yang membawa kemajuan dan kesejahteraan. Para penghafal Al-Qur’an ini diposisikan sebagai aset strategis yang akan menjadi penjaga kemurnian ajaran, penggerak dakwah, hingga pemimpin di berbagai sektor kehidupan, baik di masjid, sekolah, rumah sakit, maupun pemerintahan.

Melalui pembinaan LP2M PWM Sulsel, sistem pendidikan diarahkan pada integrasi ilmu agama dan umum yang harmonis. Tujuannya jelas: melahirkan ulama yang intelek dan profesional yang mampu melakukan ijtihad progresif menjawab tantangan zaman.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan