Peserta Kagum saat Kiai Sudirman Bawa Materi Pelatihan Muballigh se-Kota Makassar

  • Bagikan
KH. Sudirman, S.Ag., saat membawakan materi dengan gaya khas yang bijaksana di hadapan ratusan muballigh Kota Makassar. (Foto dok: istimewa).

“Beliau membawa materi fiqih yang salah satu poin pembahasannya disampaikan dengan sangat arif dan bijaksana dalam menyikapi suatu perkara. Sehingga kami para muballigh diajarkan untuk selalu santun dalam menyampaikan sesuatu kepada umat,” ujar salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Salah satu materi yang dianggap sangat mencerahkan dan menjadi perbincangan hangat adalah terkait hukum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang selama ini sering menjadi perdebatan di masyarakat.

“Kiai mengungkapkan, seorang da’i atau muballigh harus melihat dari beberapa sudut pandang sebelum menyampaikan dakwah. Misalnya pada masalah perayaan Maulid. Kalau dilihat dari sudut pandang ibadah murni, maka itu bid’ah yang haram. Tapi jika dilihat dari sisi fiqih muamalah atau tradisi kebersamaan, maka boleh-boleh saja,” terangnya menirukan penjelasan Kiai Sudirman.

“Nah, ini yang saya maksud. Ajaran Kiai Sudirman tersebut sangat bijaksana dan mendidik kami untuk menjadi dai yang tidak kaku,” tambahnya penuh kekaguman.

Tujuan Mencetak Dai Moderat

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan