
Hal ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa keterbatasan ruang gerak dan aktivitas positif seringkali membuat anak-anak terjerumus ke dalam hal-hal negatif. Oleh karena itu, BNM Sulsel menekankan pentingnya mengisi waktu luang generasi muda dengan kegiatan yang membangun, mulai dari pendidikan, olahraga, seni, literasi, hingga kegiatan sosial dan keagamaan.
Sebagai bentuk penguatan mental spiritual dan ketenangan batin, BNM juga meluncurkan program bernama “Sejuta Ayat Kursi untuk Indonesia”. Program ini diharapkan menjadi sarana penguatan karakter agar anak-anak memiliki ketahanan diri yang kuat untuk menolak segala bentuk godaan dan tekanan pergaulan yang buruk, sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing.
Inisiatif ini menjadi panggilan bagi seluruh orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan pemimpin daerah untuk tidak tinggal diam. Generasi muda adalah aset terbesar bangsa yang kelak akan memegang estafet kepemimpinan. Jika hari ini mereka terlindungi dari narkoba, bebas dari intimidasi, dan tumbuh tanpa kekerasan, maka masa depan Sulawesi Selatan dan Indonesia akan terjamin.
Dengan semangat 1 Muharram, BNM Sulawesi Selatan berharap gerakan ini dapat menular ke seluruh daerah, menciptakan generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh karakter dan berakhlak mulia.
(Gus/Editor MD).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





