Ketum PERJOSI, Salim Mamma, Kritik Respons ‘Emoji’ Wali Kota Makassar

  • Bagikan
ketua umum perjosi salim mamma, (kanan) dan wali kota makassar munafri arifuddin, (kiri). (foto dok: eranasional /rio/google/ suara imbang).

Kritik ini muncul bukan tanpa alasan. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah jurnalis mengaku kesulitan mendapatkan klarifikasi resmi dari Wali Kota Makassar terkait isu-isu yang tengah menjadi perhatian masyarakat.

Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui berbagai saluran komunikasi kerap tidak mendapat respons atau hanya dijawab singkat tanpa penjelasan memadai.

Bagi Bung Salim panggilan akrabnya pola komunikasi seperti ini tidak hanya mencederai hubungan antara pemerintah dan media, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik.

“Seorang pemimpin tidak perlu alergi terhadap kritik. Justru kritik itu bagian dari kontrol sosial. Kinerja seorang kepala daerah bukan diukur dari klaim pribadi, tapi dari bagaimana publik menilai dan merasakan dampaknya,” ujarnya.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan