
SUARAIMBANG.COM, BANTAENG – Layanan distribusi air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Eremerasa kembali menjadi sorotan publik. Kali ini giliran warga yang bermukim di kawasan Jalan Merpati Baru, Kecamatan Bantaeng, yang angkat suara memprotes buruknya pelayanan. Selama satu minggu terakhir, mereka mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air yang layak dan stabil.
Andi Muhammad Ayub, salah satu warga setempat, menyampaikan kekecewaan mendalam saat diwawancarai di Warkop Pecado, Sabtu malam (9/5/2026). Menurutnya, kondisi air sangat tidak menentu. Seringkali air mati total berjam-jam, dan jika ada, hanya mengalir pada tengah malam hingga dini hari dengan debit yang sangat kecil.
“Padahal air adalah kebutuhan primer. Kami butuh untuk mandi, mencuci, memasak, dan keperluan dasar lainnya. Tapi sekarang, kami dipaksa harus begadang hanya untuk menampung air. Kalau tidak ditampung malam-malam, keesokan harinya tidak ada air yang bisa dipakai,” keluh pria yang akrab disapa Andi Ayub ini.
Aktivitas Warga Terganggu
Kondisi ini tentu sangat mengganggu produktivitas dan kenyamanan masyarakat. Anak-anak kesulitan bersiap untuk sekolah, pekerja kantoran terlambat berangkat, hingga aktivitas rumah tangga lainnya menjadi terhambat. Warga merasa sangat dirugikan karena sebagai pelanggan, mereka tetap menunaikan kewajiban membayar tagihan tepat waktu, namun pelayanan yang diterima justru jauh dari kata maksimal.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





