Keluhan Menggunung, Air PDAM Bantaeng Macet, Warga Merpati Baru Protes

  • Bagikan
Foto Ilustrasi Kondisi air yang hanya mengalir kecil dan tidak stabil mengakibatkan warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Sumber Foto Google).

“Kami bayar iuran lancar, tapi kenapa pelayanannya seperti ini? Ini sangat tidak adil. Kami butuh kepastian, bukan ketidakpastian seperti ini,” tegasnya.

Warga juga menyoroti dugaan adanya gejolak atau masalah internal yang sedang terjadi di tubuh manajemen PDAM Tirta Eremerasa. Mereka khawatir persoalan di internal perusahaan inilah yang menjadi dugaan kuat penyebab utama buruknya layanan di lapangan, sehingga dampaknya harus ditanggung oleh masyarakat luas.

“Jangan sampai urusan internal atau kisruh manajemen di sana membuat warga yang jadi korban. Air adalah hajat hidup orang banyak, harus tetap jalan bagus apapun kondisinya,” tambahnya.

Masyarakat melalui perwakilannya meminta agar pihak manajemen PDAM dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng segera turun tangan. Mereka menuntut transparansi dan solusi nyata. Jika ada gangguan teknis atau pemeliharaan, seharusnya ada pemberitahuan resmi agar warga bisa menyiapkan cadangan air, bukan dibiarkan bingung dan kering kerontang.

Direktur Belum Beri Respon

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan