Ismul Alam Usul Satu Rumah Satu Sarjana, Unpas Masuk Desa

  • Bagikan
Tampak depan Kampus Universitas Prof. Dr. H. M. Arifin Sallatang (Unpas) Bantaeng di Desa Biangkeke, Pajukukang. (Foto dok: istimewa).

Ia menambahkan, pengalaman pengabdian yang telah dilakukan sebelumnya di Kelurahan Banteng menjadi bukti nyata kesiapan Unpas berbaur dan berkontribusi langsung bersama masyarakat. Perubahan pola pikir masyarakat untuk memandang pendidikan sebagai investasi utama menjadi kunci keberhasilan program ini.

Konsep “Satu Rumah, Satu Sarjana” yang diusulkan mengandung makna mendalam: mengajak dan memotivasi setiap rumah tangga agar setidaknya memiliki satu anggota keluarga yang menamatkan pendidikan hingga jenjang sarjana. Ide ini pun disambut antusiasme tinggi oleh seluruh peserta diskusi karena dianggap sangat relevan dan inspiratif bagi kemajuan jangka panjang desa.

Selain gagasan besar tersebut, Unpas Bantaeng saat ini juga sedang membuka seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang dibagi dalam tiga gelombang dan masih berlangsung untuk seluruh program studi yang tersedia.

Sebagai perguruan tinggi pertama yang berdiri di Kabupaten Bantaeng, Unpas hadir dengan semangat menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas, biaya terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah serta dunia kerja. Kampus ini mengembangkan pendidikan berbasis sains, teknologi, kesehatan, hukum, hingga kewirausahaan guna mencetak generasi unggul, inovatif, dan berdaya saing.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan