Imigrasi Luncurkan Nama Tunggal Beranda Imigrasi

  • Bagikan
Foto : Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menjelaskan filosofi di balik nama Beranda Imigrasi — sebagai titik temu ramah yang menjadi awal perjalanan warga negara ke berbagai penjuru dunia. (Dok: Direktorat Jenderal Imigrasi).

Nama “Beranda Imigrasi” sendiri bukan dipilih begitu saja. Terdapat filosofi yang mendalam di baliknya: beranda adalah bagian terdepan dari sebuah rumah, tempat pertama seseorang singgah sebelum melangkah lebih jauh. Filosofi ini menggambarkan peran pelayanan keimigrasian — menjadi titik awal perjalanan warga negara ke dunia luar, dengan keramahan dan keterbukaan yang menyambut setiap pemohon paspor.

“Kami ingin membangun konsep layanan yang ramah dan bersahabat, yang mengikis kesan birokrasi yang kaku, namun tetap menjaga ketertiban dan profesionalisme. Masyarakat berhak merasa nyaman, dekat, dan terlayani dengan cepat setiap kali datang ke Beranda Imigrasi,” tegas Hendarsam.

Lebih dari sekadar perubahan nama, kehadiran 254 titik Beranda Imigrasi di pusat-pusat keramaian publik — mal, kawasan pendidikan, hingga pusat kegiatan terpadu — adalah bukti nyata komitmen Imigrasi untuk mendekatkan pelayanan kepada rakyat. Tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor imigrasi yang berada di pusat pemerintahan; warga kini dapat mengurus dokumen perjalanan di dekat tempat tinggal maupun aktivitas harian mereka.

“Dengan semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi hadir menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan ke berbagai penjuru dunia,” pungkas Hendarsam Marantoko.

(R-SI/ Editor MD).

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan