
“Kita ini bukan batang pisang yang seenaknya ditekan-tekan oleh oknum yang mengaku wartawan. Semestinya, jika memang bertujuan mendapatkan informasi, jangan gunakan cara ‘preman’ dengan menekan-nekan,” ujar Wali Kota.
Namun, kata Wali Kota, dirinya sangat yakin tidak ada wartawan semacam itu yang berstatus anggota PWI. “Tapi saya yakin tidak ada anggota PWI yang seperti itu,” kilahnya.
Untuk mencegah adanya wartawan yang menggunakan pola-pola menekan-nekan itu, Wali Kota Makassar sangat mendukung jika PWI Sulsel rutin menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Selaku Pemerintah Kota Makassar, saya sangat mendukung apabila Uji Kompetensi Wartawan (UKW) rutin dilaksanakan. Hal ini demi menjaga profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugasnya,” harap Munafri.
Ricky/Editor: AS.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.




