
SUARAIMBANG.COM, BANTAENG – Tugas jurnalistik berujung dugaan kekerasan. Seorang wartawan berinisial Wandi dilaporkan menjadi korban pemukulan dan perampasan telepon seluler saat melakukan peliputan di depan SPBU Para Sula Bantaeng, Jalan poros Jeneponto Bantaeng, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
Informasi awal menyebutkan, Wandi tengah menjalankan tugas peliputan terkait dugaan aktivitas penjualan kembali solar bersubsidi. Di tengah proses tersebut, ia diduga mengalami pemukulan dan ponselnya dirampas oleh sejumlah orang.
Peristiwa ini langsung mendapat atensi dari Forum Jurnalis Republik Indonesia atau FJRI. Organisasi profesi tersebut menyatakan siap memberikan pendampingan hukum.
“FJRI bersatu untuk melaporkan dugaan pemukulan terhadap wartawan. Kami meminta persoalan ini ditangani secara hukum,” tegas perwakilan FJRI.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





