Gempa Nagekeo: 40 Tewas, Tim SAR Bergerak Cepat

  • Bagikan
Foto: Kiri — Fathur Rahman, Kepala Kantor SAR Maumere yang memimpin operasi evakuasi. Kanan Atas — Tim SAR gabungan tiba di lokasi didampingi unsur kepolisian, dengan latar KN SAR Puntadewa. Kanan Bawah — Kerusakan bangunan akibat gempa magnitudo 7,7 di Nagekeo, NTT. (Dok: Basarnas Maumere/Suaraimbang).

SUARAIMBANG.COM, MAUMERE — Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA. Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer ke arah timur laut Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo. Guncangan yang kuat ini memicu kerusakan bangunan dan jatuhnya korban jiwa, mendesak tim penyelamat untuk segera bergerak.

Hingga berita ini disampaikan, Tim SAR Gabungan terus memperluas jangkauan evakuasi di wilayah terdampak. Berdasarkan pemutakhiran data per pukul 18.30 WITA, rekapitulasi korban sementara mencatat: sebanyak 40 orang meninggal dunia, 50 orang mengalami luka-luka maupun luka berat, sehingga total korban mencapai 90 orang. Sementara itu, satu orang masih dilaporkan tertimbun di bawah reruntuhan bangunan dan terus menjadi fokus pencarian tim.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyatakan bahwa seluruh personel dan sarana yang tersedia telah dikerahkan demi mempercepat proses pencarian, pertolongan, maupun evakuasi di lokasi-lokasi yang menjadi titik terdampak.

“Kantor SAR Maumere mengerahkan seluruh personel ke wilayah yang menjadi pusat gempa di Nagekeo. Kami juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR. Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman,” ungkap Fathur Rahman.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan