
Hal senada diungkapkan Ketua Presidium Anti Provokator Nasional, Muchtar Daeng Lau. Dirinya menyatakan bahwa narasi yang berkembang saat ini telah dipelintir sedemikian rupa sehingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Menurutnya, tuduhan penistaan agama itu salah kaprah.
“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada JK atas kontribusinya dalam menjaga persatuan bangsa dan rekam jejak beliau sebagai juru damai konflik sosial keagamaan, baik di level nasional maupun internasional,” ujar Muchtar yang juga Ketua FUIB Sulsel.
Sementara itu, salah satu ulama kharismatik Makassar, Dr. KH Hasan Basri Rahman, menilai usulan JK agar Indonesia keluar dari BOP sangat tepat.
“Sebab BOP adalah satu lembaga di mana ada upaya dari Zionis untuk membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia. Ini adalah pelanggaran terhadap konstitusi Indonesia sendiri,” kata Pimpinan Pusat Makram tersebut.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





