Sinergi Polri-Pemkab Bantaeng, Bantaeng Jadi Percontohan Bawang Putih untuk Swasembada Pangan

  • Bagikan
Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro bersama Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin serta unsur Forkopimda Bantaeng saat melakukan penanaman perdana bawang putih di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, Rabu 19 Agustus 2026. (Foto dok: Polda Sulsel).

SUARAIMBANG.COM, BANTAENG — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., bersama Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin serta seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Bantaeng, secara bersama-sama mengikuti kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak yang digelar Polri. Kegiatan yang berlangsung di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, pada Rabu, 19 Agustus 2026, ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian nasional yang dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Penanaman bawang putih serentak ini diselenggarakan secara terkoordinir di 59 Polres pada 14 Polda dengan total luas lahan mencapai 279,5 hektare secara nasional. Di Sulawesi Selatan, Polda Sulsel bahkan berhasil melampaui target yang ditetapkan — dari rencana awal 20 hektare, saat ini telah diverifikasi dan disiapkan lahan seluas 57 hektare. Lahan tersebut tersebar di delapan wilayah Polres jajaran, yaitu Polresta Gowa 2 hektare, Polres Maros 1 hektare, Polres Bantaeng 10 hektare, Polres Luwu Utara 1 hektare, Polres Jeneponto 1 hektare, Polres Tana Toraja 2 hektare, Polres Enrekang 30 hektare, serta Polres Toraja Utara 10 hektare. Sebanyak 52 kelompok tani telah resmi bermitra dengan Polri dalam mendukung pengembangan komoditas strategis ini di wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam pelaksanaan penanaman tahap pertama di Desa Bonto Marannu, digunakan lahan seluas 0,6 hektare yang dikelola oleh Kelompok Tani Parring-Parring beranggotakan 15 petani. Berdasarkan perhitungan teknis, dari lahan tersebut diproyeksikan akan menghasilkan sekitar 6 ton bawang putih saat panen tiba. Pengembangan penanaman di wilayah Sulsel selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap pada periode September hingga November 2026, menyesuaikan dengan masa tanam yang tepat di masing-masing daerah. Dengan asumsi produktivitas rata-rata 10 ton per hektare, total hasil panen dari 57 hektare lahan yang telah disiapkan diproyeksikan mencapai kurang lebih 570 ton bawang putih.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya secara virtual menegaskan bahwa penanaman serentak ini digelar dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan