
Lebih jauh, Kapolda mengajak seluruh personel menjadikan keteladanan itu sebagai pondasi utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Situasi kondusif tidak hanya lahir dari kekuatan pengamanan semata, tetapi tumbuh dari sikap saling menghormati, saling mempercayai, serta kesungguhan membangun kedamaian dari hati ke hati. Ketika polisi melayani dengan sifat penyayang seperti Nabi, masyarakat pun akan merespons dengan rasa hormat dan kebersamaan yang kokoh.
Puncak acara diisi dengan penyampaian hikmah maulid oleh Ustadz H. Muh. Muchsin Ramlan, S.Pd.I., M.M. Dalam tausiyahnya, pemateri menguraikan sifat-sifat unggul Rasulullah SAW yang sangat relevan dijalankan anggota Polri masa kini: kesabaran saat menghadapi keragaman, keadilan saat memutus perkara, kerendahan hati saat berkuasa, serta keteguhan janji di setiap amanah yang dipangku. Nilai-nilai inilah yang akan menjadikan Polri makin dicintai rakyatnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dilantunkan penuh kekhusyukan. Seluruh hadapan memohon keberkahan bagi negeri, keselamatan bagi masyarakat, serta kekuatan bagi setiap insan Bhayangkara agar senantiasa diberi kemampuan menjaga amanah luhur melindungi, mengayomi, melayani, dan menegakkan kebenaran sesuai jejak langkah kekasih Allah SWT. (*).
Laporan Redaksi Suara Imbang, (Anten/ Editor MD) — Makassar, Rabu 2 September 2026.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





