
“Amanah ini bukan milik saya pribadi, tetapi milik seluruh keluarga besar FK-PKBM Sulawesi Selatan. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melahirkan gagasan-gagasan terbaik demi kemajuan pendidikan nonformal di Sulawesi Selatan,” tutur Sumarni.
PENUTUP YANG SARAT MAKNA
Acara ditutup dengan kehadiran Ketua FK-PKBM Indonesia yang secara simbolis menyerahkan Pataka organisasi. Penyerahan bendera perjuangan ini menjadi simbol estafet kepemimpinan dan kepercayaan untuk mengibarkan panji organisasi di seluruh daerah.
Muswil tahun ini akhirnya meninggalkan pesan mendalam: bahwa kepemimpinan sejati tidak selalu lahir dari kemenangan dalam pertarungan, melainkan juga dari kemenangan hati untuk mengutamakan kepentingan bersama di atas ego pribadi. Semangat itulah yang akan menjadi bekal FK-PKBM Sulsel menuju lima tahun ke depan yang lebih gemilang.
AF/EDITOR MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





