KUA Ujung Tanah Terapkan Ekoteologi di Lingkungan Kantor

  • Bagikan
Seluruh jajaran KUA Ujung Tanah secara bersama-sama membersihkan ruang pelayanan dan halaman kantor sebagai wujud pengamalan ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari. (Foto dok istimewa).

“Merawat lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab kita sebagai manusia. Kebersihan, penghijauan, dan kepedulian terhadap alam adalah bentuk nyata rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus amanah sebagai khalifah di muka bumi,” tegas H. Andi Irwan P. di sela-sela kegiatan.

Lebih jauh, ia berharap implementasi ekoteologi di lingkungan KUA Ujung Tanah tidak berhenti pada kegiatan satu kali ini saja. Nilai-nilai kepedulian terhadap alam harus tumbuh menjadi budaya kerja yang berkelanjutan, melekat dalam setiap perilaku, dan menjadi contoh yang dapat ditularkan kepada masyarakat luas. Lingkungan kantor yang bersih, hijau, dan nyaman bukan hanya menyenangkan mata, tetapi juga menciptakan suasana hati yang baik — yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momen memperkuat kesadaran bersama di kalangan aparatur KUA: bahwa menjaga bumi, menjaga kebersihan, dan merawat tanaman adalah ibadah. Sebagai khalifah di muka bumi, manusia dipercaya Allah untuk mengelola alam dengan baik, bukan merusaknya. Prinsip inilah yang ingin terus ditanam dan diamalkan oleh seluruh jajaran KUA Ujung Tanah dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui gerakan sederhana namun bermakna ini, KUA Kecamatan Ujung Tanah berupaya menjadikan ekoteologi sebagai bagian dari identitas dan budaya kerjanya — sejalan dengan semangat menjaga bumi sebagai amanah Allah SWT, demi kenyamanan bersama dan kelestarian alam bagi generasi mendatang.

(Gus/ Editor MD).

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan