Kolaborasi Pemda Bantaeng dan Kampus Unhas, Wujudkan Maju

  • Bagikan
Bupati Bantaeng Muh Fathul Fauzy Nurdin sambut mahasiswa KKN Unhas. (Foto dok: istimewa).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan instruksi keras dan jelas kepada seluruh jajaran pemerintahan di bawahnya. Mulai dari Camat, Lurah, hingga Kepala Desa dilarang keras untuk membebankan biaya apapun terkait pelaksanaan program KKN kepada mahasiswa.

“Saya tegaskan kembali, tidak boleh ada pungutan atau pembebanan biaya apa pun. Mereka datang untuk mengabdi, maka kita wajib memfasilitasi dan mendukung dengan penuh keramahan,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi tambahan, Pemkab Bantaeng juga memberikan kemudahan akses. Seluruh mahasiswa yang mengenakan jaket almamater atau rompi KKN dipersilakan masuk GRATIS ke seluruh objek wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah.

KOMITMEN DUKUNG PROGRAM YANG SUDAH ADA

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat KKN UNHAS Makassar, Syarifuddin Mabe Parenreng, membenarkan bahwa kehadiran mahasiswa adalah bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ia menekankan bahwa mahasiswa hadir bukan untuk mendikte atau membawa program baru yang belum tentu sesuai, melainkan hadir untuk memperkuat dan mendukung program unggulan yang sudah berjalan di Kabupaten Bantaeng.

“Kita datang bukan membawa program dari kampus, tapi kita hadir untuk membantu dan mensukseskan program yang sudah ada dan berjalan di pemerintah daerah. Saya titipkan anak-anak saya ini, mungkin ada idealisme yang perlu disesuaikan dengan kondisi lapangan, tolong dibimbing dan diluruskan,” kata Syarifuddin.

Ia juga berpesan agar para mahasiswa meninggalkan jejak kebaikan. “Simpanlah kebaikan di hati masyarakat, titipkanlah warisan positif karena itulah yang akan abadi dikenang,” pungkasnya.

KEHADIRAN UNSUR PIMPINAN DAERAH

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan