
Iskandar juga tak pernah terpisah dari pengembangan profesinya. Ia menjabat Koordinator Arsiparis Sulawesi Selatan periode 2008–2013, kemudian dipercaya sebagai Ketua Departemen SDM Asosiasi Arsiparis Indonesia periode 2010–2015. Peran ganda ini membuktikan bahwa pengabdiannya tidak hanya sebatas di balik meja kerja, tetapi juga turut membina dan melahirkan tenaga-tenaga berkualitas bagi dunia kearsipan nasional.
Dunia kearsipan sering kali berdiam di balik layar. Tak berita besar setiap hari, tak sorotan publik setiap waktu. Namun di sanalah letak keberanian dan kesabaran seorang arsiparis diuji: menjaga bukti, menyimpan ingatan, dan memastikan masa kini tetap memiliki akar di masa lampau. Tanpa tertib arsip, sejarah mudah luntur, kebijakan mudah kehilangan dasar, dan hak rakyat mudah tak terbukti. Di kesunyian itulah Iskandar mengabdi puluhan tahun dengan tenang namun teguh pendirian.
Kini saatnya beristirahat sejenak dari meja dinas. Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar, Fahyuddin, A.P., M.H., bersama seluruh jajaran menyampaikan penghargaan setulus hati. “Selamat menikmati masa pensiun dengan kebahagiaan dan kesehatan,” ucapnya singkat namun berbobot. Sebuah kalimat yang mengandung makna bahwa pengabdian telah tuntas, jerih payah telah tercatat, dan hak istirahat telah tiba.
Purna bakti bukanlah kematian jasa. Ia hanyalah pergantian halaman. Dari lembar dinas yang terikat jam kerja, menuju lembar kehidupan yang miliknya seutuhnya bersama keluarga, sanak saudara, dan masa tenang yang selama ini tertunda. Jabatan boleh berakhir, ruang kerja boleh berpindah orang, tetapi keteladanan menyimpan rapi, bekerja jujur, dan mengabdi tanpa gembar-gembor — itulah warisan abadi yang kini diteruskan rekan-rekan penerusnya.
Selamat jalan masa pengabdian, selamat datang masa kebahagiaan. Jejak Iskandar A. Thalib tak akan hilang bersama berkas yang ia simpan rapi, karena di setiap lembar arsip yang terawat baik, namanya turut tertulis tak terhapus waktu.
Laporan Redaksi Suara Imbang — (Gus/ Editor MD) Makassar, Selasa 1 September 2026.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





