
Total hadiah sebesar Rp500 juta menanti tim-tim terbaik. Namun penyelenggara menegaskan: uang itu bukan segalanya — ia hanyalah pelengkap. Yang sesungguhnya berharga adalah tiket emas menuju pembinaan berjenjang hingga ke PON. Pemain yang bersinar di keempat zona ini tak akan pulang tanpa jejak — nama mereka dicatat, dipantau, dan dipersiapkan untuk melangkah lebih jauh dari sekadar lapangan daerah.
“Piala Gubernur bukan sekadar gelar juara. Ia adalah jembatan dari lapangan desa ke panggung nasional.”
Empat zona, satu harapan. Dua puluh empat daerah, satu cita. Siapa yang akan melangkah dari Parepare, Bone, Palopo, atau Jeneponto menuju puncak Sulawesi Selatan? Dan dari sana — melesat ke seluruh negeri? Mulai hari ini, setiap gol bukan sekadar angka di papan — ia adalah suara yang menyebutkan nama masa depan sepak bola Indonesia. (*)
Sumber: Informasi resmi penyelenggaraan Piala Gubernur Sulsel 2026 Volume 2.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





