
Pelatih Kepala PSM Makassar, Darije Kalezic, memantau pertandingan dengan saksama dari pinggir lapangan. Bagi pelatih asal Kroasia ini, hasil kemenangan memang menjadi catatan manis, namun yang jauh lebih penting adalah melihat kedisiplinan, komunikasi, kerja sama antarlini, serta seberapa jauh pemain mampu menjalankan instruksi taktik yang telah diberikan dalam sesi latihan.
“Kami juga melihat sejauh mana adaptasi para pemain baru, baik asing maupun lokal, menyatu dengan sistem permainan tim. Bahkan saat tertinggal jumlah pemain, kami tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Ini adalah modal awal yang baik,” ujar Kalezic.
Diketahui, pertemuan ini bukan kali pertama kedua tim berhadapan. PSM dan Persita sebelumnya sudah bertemu dalam ajang resmi termasuk Super League musim lalu, di mana pertemuan terakhir berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada Maret 2026.
Rangkaian TC di Yogyakarta yang direncanakan berlangsung selama 14 hari masih menyisakan dua jadwal uji coba lainnya. Setelah seluruh persiapan rampung, manajemen PSM akan segera memproses pendaftaran seluruh pemain yang telah disepakati untuk memperkuat tim menghadapi persaingan musim depan.
(Tim/ Editor TIM-SI).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





