
“Fokus kami adalah memberikan rasa aman, bukan hanya kepada peserta aksi, tetapi juga masyarakat umum yang tetap beraktivitas seperti biasa. Kami berharap seluruh rangkaian menyampaikan pendapat dapat berlangsung damai, tertib, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat senantiasa cermat menerima informasi, tidak mudah terhasut kabar yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif. Provokasi adalah musuh bersama, dan kekuatan terbesar masyarakat Sulawesi Selatan terletak pada persatuan serta kedewasaan dalam menyampaikan perbedaan pandangan.
Berkat kesigapan aparat, kedewasaan peserta aksi, serta dukungan masyarakat luas, seluruh rangkaian penyampaian pendapat di Makassar hari itu berakhir harmonis. Tidak ada catatan insiden kekerasan maupun kerusakan. Aspirasi tersampaikan, hak terpenuhi, kota tetap berjalan. Sebuah teladan berharga bahwa demokrasi tidak harus gaduh untuk didengar — ia cukup jelas ketika dijalani dengan tertib, saling menghormati, dan bertanggung jawab.
(Anten/Rls/ Editor MD).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





