
SUARAIMBANG.COM, BANTAENG — Lambannya penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap jurnalis Wandi di Kabupaten Bantaeng menuai kecaman dari berbagai pihak. Ketua Pemuda LIRA Kabupaten Bantaeng, Andi Yudanar Hakim, menyayangkan proses penanganan perkara tersebut yang dinilai berjalan lamban. Ia mempertanyakan langkah penyidik Polres Bantaeng, padahal hasil visum terhadap korban disebut telah diterima dan berada di tangan pihak berwenang.
Menurut Andi Yudanar, hasil visum semestinya dapat menjadi salah satu bahan penting bagi penyidik dalam menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap perkara tersebut.
“Kami sangat menyayangkan lambannya proses ini. Hasil visum sudah ada di meja penyidik, tetapi sampai saat ini belum terlihat adanya peningkatan status dalam proses penanganannya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).
Ia meminta Kapolres Bantaeng yang baru menjabat, AKBP Andi Mayasari Patongai, bersama Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Andi Aldiansyah, untuk menangani kasus ini dengan bijaksana dan profesional.
“Ini terasa seperti hal yang tidak masuk akal secara hukum, di mana keterangan pihak yang diduga sebagai pelaku penganiayaan justru lebih didahulukan dibandingkan keterangan korban sendiri — padahal Wandi adalah jurnalis yang juga mitra pers Polres Bantaeng,” ujarnya.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





